Jumat, 27 Januari 2017

tentang AADC 2

Akhirnya...saya nonton AADC 2...demi apaaaaaaaa...
Awalnya, waktu berita tentang sequel AADC bakal di buat, berasa senang gitu. Soalnya saya kan dulu termasuk yang menikmati AADC. Tapi, pas tayang di bioskop yang sebenarnya dah janjian ma teman mau nonton bareng, malah gak jadi nonton. Waktu itu sih karena saya baca postingan teman tentang akhir kisah AADC 2. Karena waktu itu belum nonton..saya agak terpengaruh lah ya, karena gak suka aja sebenarnya akhir kisahnya kayak gitu.
Tapi...pas udah nonton. Saya harus mengakui bahwa...pendapat saya sedikit berbeda dari postingan teman saya.
Sebelumnya, saya pengen jadi pengamat film amatiran disini. (feel free untuk protes kalau gak setuju)
1.     Entah kenapa saya merasa akting para pemerannya di AADC 2 gak lepas gitu ya. Berasa maksa gitu....gak seluwes waktu AADC.
2.    Chemistry mereka berasa di paksakan...sepanjang saya nonton. Saya berusaha banget merasakan chemistry mereka tapi gak dapat. Dialog, gaya bahasa berasa garing gitu.
3.    Ini subjektif banget...asli subjektif. (sorry to say)...lebih ganteng Nicholas Saputra yang dulu #eh. Mungkin karena di situ di ceritain, dia agak berantakan hidupnya kali ya.
4.    Hmmmm...terakhir. soal endingnya. Yang Cinta dan Rangga akhirnya bersatu and finally happily ever after #kayakCinderellaAja. Gak ada yang salah sih...namanya jodoh kan kita gak tw ya. Mungkin harus muter2 dulu...baru akhirnya bersatu.
Kalau untuk sebagian orang sih mempermasalahkan pas Cinta dan Rangga jalan bareng seharian penuh, berdua aja. Saya juga mempermasalahkan sih...halooooo, gak boleh tw jalan berdua. Tapi kan itu film di buat gak pake standar saya (yang emang memutuskan untuk gak pacaran dan jalan Cuma berdua dengan lawan jenis), jadi ya...agak setujunya di situ aja sih.
Tapi kalau endingnya Cinta gak jadian sama Trian padahal udah tunangan, ya gak jadi masalah sih. Masih tunangan ini...beda hal kalau udah nikah. Ya walaupun kita pasti mikirny...iiiih Cinta apaan sih, udah ada Trian juga...seharusnya milih Trian lah.

Kamis, 26 Januari 2017

Saya Memilih untuk Melepaskan

Dulu saya berpikir si A atau si B atau si C itu sahabat saya, saya mencintai mereka tulus....sampai akhirnya kini saya sadar, bahwa anggapan itu Cuma datang dari pihak saya. Tidak dari mereka. Bertahun – tahun saya baru menyadari bahwa rasa cinta saya sebagai sahabat tidak berbalas. Mereka tidak pernah ada untuk saya, mereka tidak menerima saya apa adanya, mereka tidak terima saya beri advice yang tidak sesuai dengan yang mereka inginkan. Mereka ada hanya ketika mereka merasa mereka butuh saya di suatu waktu. Selepas itu saya mungkin tidak dianggap ada.
Jadi sekarang saya memilih untuk melepaskan. Dan fokus pada orang – orang yang benar menyadari bahwa saya ada. Karena sungguh, sedih rasanya ketika keadaanmu tak dianggap ada oleh orang yang kau anggap. Berasa cinta bertepuk sebelah tangan gitu...tapi kayaknya ini rasanya lebih sakit dibanding dengan cinta bertepuk sebelah tangan dengan lawan jenis #eh #pengalamandiduahalitu #uhuk

Jumat, 20 Januari 2017

Rumput tetangga lebih indah...

“Iiih kamu enak, udah nikah”
“iiih senangnya udah punya anak”
“nyaman lah hidup awak nih, dah punye rumah dah punye mobil”
“enaknye jalan – jalan ke luar negeri tiap tahun”
Dan masih banyak kalimat – kalimat lain yang menunjukkan kekaguman atau rasa iri kita dengan hidup orang lain.
Padahal, mungkin saja kenyataannya tak seindah bayangan kita.

Senin, 16 Januari 2017

Hidup ku di Awal Tahun 2017

Apa yang berubah dari hidup mu di tahun 2017 ?
Apakah masih sama seperti tahun lalu? Atau ada perubahan yang kamu lakukan?
Saya melakukan perubahan dalam hidup saya di tahun ini, perubahan kecil sih, bukan perubahan besar. Tapi, kecil atau besar...tetap saja perubahan kan? J.
Dari akhir tahun 2016 kemaren saya kepikiran untuk jualan...nyoba jual mukena kemaren...tapi terhenti karena saya gak bisa nawarin ke orang, dan gak suka nawarin barang ke orang. Khawatir mengganggu, karena saya juga gak suka digituin hehehehe.
Akhirnya ketika saya liburan akhir tahun ke sanggau, ke rumah tante..ide ini muncul, oh iya kenapa saya gak jualan kue aja....gak usah yang mahal – mahal. Yang murah  meriah aja, yang bisa saya titip di kantin sekolah. Akhirnya gugling resep di internet, dapatlah resep puding telur mata sapi dan brownis irit...saya coba karena kedua resep itu simpel pake banget. No mixer no oven....ahaaaaaaa, ini yang benar – benar saya cari.

Senin, 09 Januari 2017

Cerita di Awal 2017

Kemaren, ketika menghadiri hajatan salah satu keluarga. Pertanyaan (basa – basi) yang biasanya di tanyakan kembali terdengar “kapan menikah?”....”ayo buruan menikah, tuh udah di langkah lagi”....”udah jangan banyak milih”.....”ayo mb, cepatan”....”mudah2an abis ini, mb ya yang nikah”.
Dan masih banyak pertanyaan dan pernyataan lain, yang intinya sama “kapan nikah?”.
Huuuufffft (tarik nafas ...hembuskan), jawaban paling aman yang bisa saya sampaikan hanyalah “insyaAllah...doakan saja”...atau “insyaAllah...As Soon As Possible, ada calon yang bisa di sodorkan?”.

Rabu, 23 November 2016

Memilih....

‘Udah deh jangan terlalu banyak milih....ntar malah gak dapat’...... atau...
‘udah deh jangan banyak milih....ntar malah gak laku’. (mungkin kita dikira barang)
Kalau kamu perempuan dengan usia yang cukup matang (baca: 30tahunan ke atas) dan tinggal di Indonesia...maka......persiapkan mental mu setangguh mungkin, karena pernyataan - pernyataan seperti di atas akan kamu dengar di setiap pertemuan keluarga atau perjumpaan kembali dengan teman yang telah lama tak bertemu.
Pernyataan itu masih cukup sopan dibanding pernyataan - pernyataan lain yang lebih menghujam jantung #halaaaaah.

Kamis, 17 November 2016

unek2..

Apa yang terjadi dengan negeri ini sebenarnya??? Pertanda akhir zaman sepertinya semakin Allah tampakkan. Yang salah bisa jadi benar....yang benar bisa jadi salah. Hukum hanya berlaku bagi orang miskin.....penjahat berdasi semakin bebas berkeliaran.
Si penista Agama memang sudah di tetapkan sebagai tersangka, tapi anehnya tidak ditahan. Padahal banyak yang di tetapkan sebagai tersangka....serta merta langsung di tangkap. Sepertinya penetapan si penista agama sebagai tersangka, hanya dilakukan sebagai upaya aparat meredam #aksidamai #Belaquran Jilid III yang gemanya sudah sampai ke seberang benua.
 

MyHistory Template by Ipietoon Cute Blog Design and Homestay Bukit Gambang

Blogger Templates